Berita & Informasi Sekolah
Update kegiatan, pengumuman resmi, artikel pembelajaran, dan prestasi SMP Negeri 1 Ngadiluwih.
Berita
Parenting Education 2026: “Sinergi Cinta, Meraih Cita Bersama Ayah Bunda”
SMPN 1 Ngadiluwih bersama Air-LANGGA KRAS menyelenggarakan kegiatan Parenting Education 2026 pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan yang bertempat di Aula SMPN 1 Ngadiluwih tersebut mengusung tema “Sinergi Cinta: Meraih Cita Bersama Ayah Bunda”. Kegiatan Parenting Education menjadi salah satu upaya sekolah dalam membangun sinergi antara orang tua dan sekolah dalam mendukung perkembangan serta pendidikan peserta didik. Melalui kegiatan ini, orang tua dan sekolah diajak untuk memiliki pemahaman dan komitmen yang sejalan dalam mendampingi anak, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter. Tema “Sinergi Cinta: Meraih Cita Bersama Ayah Bunda” menekankan pentingnya peran orang tua dalam proses tumbuh kembang dan keberhasilan anak. Keberhasilan peserta didik tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga dipengaruhi oleh perhatian, kasih sayang, doa, motivasi, serta dukungan yang diberikan oleh keluarga. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya pendampingan anak, membangun komunikasi yang positif antara orang tua dan anak, serta memperkuat komunikasi dan kerja sama antara keluarga dengan pihak sekolah. Orang tua juga diharapkan mampu memberikan dukungan yang sesuai terhadap potensi, minat, kebutuhan belajar, dan perkembangan karakter putra-putrinya. Dalam proses pendidikan, kolaborasi antara orang tua dan guru memiliki peran penting. Ketika keluarga dan sekolah dapat berjalan bersama, peserta didik akan mendapatkan lingkungan yang mendukung untuk mengembangkan potensi, membangun kepercayaan diri, serta membentuk karakter yang positif. Melalui Parenting Education 2026, sekolah berharap terwujud pola pendampingan yang lebih selaras antara lingkungan keluarga dan sekolah. Orang tua diharapkan semakin aktif berkomunikasi dengan guru, memberikan perhatian terhadap perkembangan anak, serta menciptakan suasana keluarga yang mendukung kegiatan belajar dan pembentukan karakter. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan, terbangunnya komunikasi yang lebih terbuka antara orang tua, peserta didik, dan guru, serta terciptanya kerja sama yang berkelanjutan antara keluarga dan sekolah. Dengan komunikasi dan pendampingan yang baik, berbagai potensi maupun permasalahan yang dihadapi peserta didik diharapkan dapat diketahui dan ditangani secara lebih cepat dan tepat. Bagi peserta didik, sekolah berharap adanya dukungan yang lebih kuat dari keluarga dan sekolah dapat membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, berkarakter, dan memiliki motivasi untuk belajar serta mengembangkan potensi yang dimiliki. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas proses pendidikan di SMPN 1 Ngadiluwih. Sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang positif sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Melalui tema “Sinergi Cinta: Meraih Cita Bersama Ayah Bunda”, SMPN 1 Ngadiluwih terus berkomitmen membangun kemitraan yang harmonis dengan orang tua. Sekolah berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan Parenting Education, tetapi terus berlanjut dalam bentuk komunikasi, pendampingan, dan dukungan bersama demi keberhasilan serta masa depan peserta didik.
Baca Selengkapnya
Berita
Siswa SMPN 1 Ngadiluwih Melaksanakan Uji Coba OSN-K
Ngadiluwih, 5 Mei 2026 – Sejumlah siswa SMPN 1 Ngadiluwih mengikuti kegiatan Uji Coba Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menghadapi seleksi OSN-K tahun 2026 yang diselenggarakan secara nasional menggunakan sistem berbasis digital. Uji coba ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada peserta dalam menggunakan aplikasi ujian, sekaligus memastikan kesiapan perangkat, jaringan internet, serta pemahaman siswa terhadap mekanisme pelaksanaan OSN-K. Melalui simulasi ini, siswa dapat lebih percaya diri saat mengikuti seleksi yang sesungguhnya. Selama pelaksanaan uji coba, para peserta tampak antusias dan mengikuti setiap tahapan dengan penuh konsentrasi. Kegiatan berlangsung di laboratorium komputer sekolah dengan pendampingan guru pembimbing dan tim teknis yang memastikan seluruh perangkat berfungsi dengan baik sehingga pelaksanaan berjalan tertib dan lancar. Kepala SMPN 1 Ngadiluwih menyampaikan bahwa keikutsertaan siswa dalam uji coba ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan potensi akademik peserta didik. Melalui persiapan yang matang, diharapkan siswa dapat menampilkan kemampuan terbaiknya pada pelaksanaan OSN-K mendatang. Selain menguji kesiapan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi sekolah untuk mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki sebelum pelaksanaan seleksi resmi. Dengan demikian, seluruh proses dapat berlangsung lebih optimal dan meminimalkan kendala teknis. SMPN 1 Ngadiluwih terus berkomitmen memberikan pembinaan kepada peserta didik yang memiliki potensi di bidang sains. Melalui berbagai program pembinaan dan pendampingan, sekolah berharap dapat mencetak generasi yang berprestasi, berdaya saing, serta mampu mengharumkan nama sekolah pada ajang Olimpiade Sains Nasional Tahun 2026.
Baca Selengkapnya
Berita
Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di SMPN 1 Ngadiluwih
SMPN 1 Ngadiluwih melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan SMPN 1 Ngadiluwih dengan penuh khidmat dan semangat. Upacara diikuti oleh seluruh peserta didik serta Bapak dan Ibu guru SMPN 1 Ngadiluwih. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap momentum penting dalam dunia pendidikan Indonesia. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, seluruh siswa serta Bapak dan Ibu guru mengenakan pakaian batik atau lurik. Penggunaan pakaian tersebut turut memberikan nuansa khas dan menunjukkan semangat untuk menghargai serta melestarikan budaya Indonesia dalam lingkungan sekolah. Peringatan Hari Pendidikan Nasional bertujuan untuk mengenang dan menghargai jasa Ki Hadjar Dewantara sebagai tokoh pendidikan nasional sekaligus menumbuhkan kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya pendidikan bagi kemajuan bangsa. Selain itu, momentum Hardiknas menjadi sarana untuk meningkatkan semangat belajar, memperkuat karakter peserta didik, serta mendorong seluruh warga sekolah untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui peringatan Hardiknas, peserta didik diharapkan semakin memahami bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga berperan penting dalam membentuk sikap, karakter, keterampilan, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. Kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional juga menjadi momentum bagi SMPN 1 Ngadiluwih untuk terus menguatkan komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, positif, dan mendukung perkembangan peserta didik. Semangat pendidikan diharapkan dapat terus tumbuh melalui kegiatan pembelajaran yang berkualitas serta pengembangan potensi dan karakter siswa. Dengan terlaksananya upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, diharapkan seluruh warga SMPN 1 Ngadiluwih dapat semakin meningkatkan semangat untuk belajar, berkarya, dan berprestasi serta bersama-sama mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.
Baca Selengkapnya
Berita
Outing Class VII Tahun Pelajaran 2025/2026
SMPN 1 Ngadiluwih melaksanakan kegiatan Outing Class bagi peserta didik kelas VII Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran di luar kelas yang bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta didik melalui kegiatan edukatif, kontekstual, dan rekreatif. Pelaksanaan Outing Class memiliki beberapa tujuan pembelajaran, di antaranya memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di kelas dalam situasi nyata, memperluas wawasan melalui pengalaman langsung, meningkatkan keterampilan komunikasi dan interaksi sosial, serta menumbuhkan sikap mandiri, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kampung Inggris Pare “Brilliant”. Di tempat tersebut, peserta didik mendapatkan kesempatan untuk belajar sekaligus mempraktikkan empat bahasa secara langsung, yaitu bahasa Inggris, bahasa Jerman, bahasa Arab, dan bahasa Mandarin. Pembelajaran di Kampung Inggris Pare memberikan pengalaman yang berbeda bagi peserta didik. Mereka tidak hanya memperoleh materi secara teori, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan kemampuan berbahasa melalui berbagai aktivitas. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keberanian, keterampilan berkomunikasi, serta minat peserta didik dalam mempelajari bahasa asing. Setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran di Kampung Inggris Pare, perjalanan dilanjutkan menuju Florawisata Santerra De Laponte. Di lokasi tersebut, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang berkaitan dengan alam dan lingkungan. Mereka dapat mengenal berbagai jenis tumbuh-tumbuhan dan bunga sekaligus menikmati beragam wahana serta spot menarik yang tersedia. Kegiatan di Florawisata Santerra De Laponte menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi peserta didik. Melalui pengamatan secara langsung, peserta didik dapat memperluas pengetahuan tentang keanekaragaman tumbuhan dan lingkungan. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu serta kepedulian terhadap kelestarian alam. Rangkaian Outing Class kemudian ditutup dengan kegiatan berburu oleh-oleh khas di Pusat Oleh-Oleh HC Putra Kota Batu. Peserta didik berkesempatan mengenal berbagai produk khas daerah sekaligus memilih oleh-oleh untuk dibawa pulang. Selain memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru, kegiatan Outing Class juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antara peserta didik dan guru. Peserta didik belajar untuk menjaga ketertiban, mengikuti aturan, menghargai lingkungan, serta bertanggung jawab selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Melalui kegiatan Outing Class VII Tahun Pelajaran 2025/2026, SMPN 1 Ngadiluwih berharap peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang bermakna di luar lingkungan sekolah. Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung pencapaian tujuan pembelajaran sekaligus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan karakter peserta didik. Dengan memadukan pembelajaran bahasa, pengenalan lingkungan, rekreasi edukatif, dan pengenalan produk khas daerah, kegiatan Outing Class menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata dan menyenangkan bagi peserta didik kelas VII SMPN 1 Ngadiluwih.
Baca Selengkapnya
Berita
Peringatan Hari Kartini di SMPN 1 Ngadiluwih 2026
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, SMPN 1 Ngadiluwih menyelenggarakan berbagai kegiatan pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan pendidikan dan kemajuan perempuan Indonesia. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Dalam suasana yang khidmat, peserta apel mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib. Peringatan Hari Kartini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan, semangat belajar, dan sikap pantang menyerah kepada peserta didik. Usai pelaksanaan apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang diikuti oleh peserta didik dan guru. Beragam lomba diselenggarakan untuk menciptakan suasana peringatan Hari Kartini yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Beberapa perlombaan yang dilaksanakan antara lain lomba merangkai bunga, lomba fashion show, serta lomba memasak nasi goreng yang diikuti oleh bapak-bapak guru. Para peserta mengikuti setiap perlombaan dengan penuh antusias dan semangat. Kegiatan berlangsung meriah dengan tetap mengedepankan sportivitas dan kebersamaan. Nuansa peringatan Hari Kartini semakin terasa dengan busana yang dikenakan oleh peserta didik. Siswa dan siswi SMPN 1 Ngadiluwih datang ke sekolah dengan mengenakan pakaian batik dan kebaya. Pakaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan melestarikan budaya serta mengenang sosok R.A. Kartini sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah perjuangan pendidikan perempuan Indonesia. Melalui kegiatan peringatan Hari Kartini, SMPN 1 Ngadiluwih tidak hanya mengajak peserta didik untuk mengenang jasa dan perjuangan R.A. Kartini, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif seperti keberanian, kreativitas, kemandirian, kerja sama, dan semangat untuk terus belajar. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Antusiasme seluruh warga sekolah menunjukkan bahwa peringatan Hari Kartini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda dalam melanjutkan nilai-nilai perjuangan Kartini di lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari.
Baca Selengkapnya
Berita
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Kediri
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Kediri dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di Aula SMPN 1 Ngadiluwih. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. H. Mokhamat Muhsin, M.Pd., Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Dr. Ismaya Hera Wardanie, S.H., M.Hum., serta Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Kediri, Drs. Agus Sutjahyo, M.Pd. Kegiatan MKKS menjadi salah satu forum koordinasi dan komunikasi bagi para kepala sekolah SMP Negeri di Kabupaten Kediri. Forum tersebut dimanfaatkan untuk membahas berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan satuan pendidikan, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas dan tata kelola pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Dr. Ismaya Hera Wardanie, S.H., M.Hum., hadir sebagai pembicara utama. Beliau menyampaikan materi mengenai aspek hukum dan upaya pencegahan dalam pengelolaan serta pertanggungjawaban dana bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Materi yang disampaikan memberikan penguatan kepada para kepala sekolah mengenai pentingnya pengelolaan dana bantuan secara tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemahaman terhadap aspek hukum dan langkah-langkah pencegahan diharapkan dapat mendukung terciptanya tata kelola keuangan sekolah yang baik serta meminimalkan potensi terjadinya kesalahan dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi antarpeserta MKKS. Koordinasi tersebut membahas berbagai hal terkait penyelenggaraan pendidikan serta langkah-langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kediri. Melalui kegiatan MKKS ini, para kepala sekolah diharapkan dapat memperkuat sinergi, koordinasi, dan komitmen dalam melaksanakan tugas pengelolaan satuan pendidikan. Kebersamaan dan komunikasi yang baik antarpemangku kepentingan pendidikan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan sekolah yang efektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Kediri diharapkan dapat memberikan penguatan bagi seluruh kepala sekolah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya serta semakin memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kediri.
Baca Selengkapnya
Berita
Kajian Ramadhan dan Buka Bersama 1447 H/2026 M Bersama KH. Arif Widodo
SMPN 1 Ngadiluwih menyelenggarakan kegiatan Kajian Ramadhan dan Buka Bersama 1447 H/2026 M pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan tersebut bertempat di Aula SMPN 1 Ngadiluwih dan merupakan salah satu kegiatan keagamaan sekolah dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang edukatif dan bernilai positif. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama SMPN 1 Ngadiluwih bersama Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Dalam kegiatan tersebut, hadir KH. Arif Widodo yang memberikan kajian keagamaan sembari menunggu waktu berbuka puasa. Kajian Ramadhan menjadi sarana bagi peserta didik untuk memperoleh penguatan pemahaman keagamaan serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Melalui kajian yang disampaikan, peserta diajak untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Peserta didik mengikuti kajian dengan penuh perhatian sembari menantikan waktu berbuka puasa. Suasana semakin terasa hangat dan penuh kebersamaan menjelang waktu berbuka. Setelah waktu berbuka tiba, kegiatan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. Seluruh peserta menikmati hidangan berbuka dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Momentum tersebut menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan di lingkungan SMPN 1 Ngadiluwih. Kerja sama SMPN 1 Ngadiluwih dengan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter peserta didik, khususnya dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, akhlak, dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan Kajian Ramadhan dan Buka Bersama 1447 H/2026 M, SMPN 1 Ngadiluwih berharap seluruh peserta dapat mengambil hikmah dan manfaat dari kegiatan tersebut serta menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Selengkapnya
Kegiatan
SMPN 1 Ngadiluwih Wujudkan Sekolah Bersih dan Bebas Sampah Plastik
Dalam upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan lestari, SMPN 1 Ngadiluwih mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama mengurangi penggunaan sampah plastik dan bungkus sekali pakai. Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap kelestarian lingkungan. Melalui Gerakan Sekolah Bebas Sampah Plastik dan Bungkus Sekali Pakai, siswa, guru, dan seluruh warga sekolah didorong untuk membiasakan diri menggunakan barang-barang yang lebih ramah lingkungan. Bawa dan Gunakan Barang Ramah Lingkungan Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah membawa perlengkapan yang dapat digunakan kembali dari rumah. Siswa diimbau untuk menggunakan tas ramah lingkungan, tumbler untuk air minum, serta kotak bekal saat membawa makanan maupun berbelanja. Kebiasaan tersebut dapat membantu mengurangi penggunaan kantong plastik, botol plastik sekali pakai, serta kemasan makanan yang berpotensi menjadi sampah. Tolak Plastik dan Bungkus Sekali Pakai SMPN 1 Ngadiluwih mengajak seluruh warga sekolah untuk mengurangi penggunaan dan menghindari barang-barang yang berpotensi mencemari lingkungan. Perubahan kecil yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan dampak positif bagi kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Selain mengurangi sampah plastik, warga sekolah juga diajak untuk memilah sampah dengan bijak. Sampah harus dibuang sesuai jenis dan tempatnya, seperti sampah organik dan anorganik. Dengan pemilahan yang tepat, sampah dapat lebih mudah dikelola dan dimanfaatkan kembali. Ajak Teman untuk Peduli Lingkungan Menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab satu atau dua orang. Seluruh warga SMPN 1 Ngadiluwih memiliki peran dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat. Mari saling mengingatkan dan mengajak teman untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari hal sederhana, seperti membawa tumbler, menggunakan tas ramah lingkungan, membawa kotak bekal, mengurangi plastik sekali pakai, serta membuang sampah pada tempatnya. Yuk, jadi bagian dari perubahan! Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, SMPN 1 Ngadiluwih berkomitmen untuk terus mewujudkan sekolah yang bersih, sehat, nyaman, dan bebas sampah plastik. “Sekolah Bersih, Masa Depan Lebih Asri.” 🌱♻️
Baca Selengkapnya
Prestasi
Rasya Handyniata Kurniawan Raih Juara 2 pada Champion Open Turnamen Karate Nasional Jatim Open Piala Kemenpora RI 2026
SMPN 1 Ngadiluwih kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui bidang olahraga. Kali ini, prestasi berhasil diraih oleh Rasya Handyniata Kurniawan, siswa SMPN 1 Ngadiluwih, yang sukses meraih Juara 2 kategori Kelas -76 Kg Junior Putra dalam ajang Champion Open Turnamen Karate Nasional Jatim Open Piala Kemenpora RI 2026. Kejuaraan karate tersebut menjadi salah satu ajang kompetisi yang memberikan kesempatan kepada para atlet muda untuk mengembangkan kemampuan, mengasah mental bertanding, sekaligus menunjukkan hasil dari proses latihan yang telah dilakukan. Dengan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah, kompetisi ini menjadi pengalaman berharga bagi para karateka untuk menguji kemampuan dan membangun kepercayaan diri dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional. Dalam kejuaraan tersebut, Rasya tampil dengan penuh semangat dan percaya diri. Bertanding pada kategori Junior Putra Kelas -76 Kg, Rasya mampu menunjukkan kemampuan teknik, ketahanan fisik, konsentrasi, serta keberanian dalam menghadapi lawan-lawannya. Setiap pertandingan menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan fokus dan semangat juang yang tinggi. Perjalanan Rasya hingga berhasil meraih posisi Juara 2 tentunya tidak terlepas dari proses latihan dan persiapan yang dilakukan secara konsisten. Dalam olahraga karate, kemampuan teknik saja tidak cukup. Seorang atlet juga dituntut memiliki kedisiplinan, ketahanan mental, sportivitas, serta kemampuan untuk tetap fokus dalam situasi pertandingan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam proses perkembangan Rasya sebagai seorang atlet muda. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi positif. Melalui latihan dan kompetisi, siswa belajar mengenai kedisiplinan, kerja keras, tanggung jawab, keberanian mengambil tantangan, serta sikap sportif dalam menerima hasil pertandingan. Bagi SMPN 1 Ngadiluwih, pencapaian Rasya merupakan sebuah kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan bakat dan minatnya. Prestasi di bidang olahraga menjadi salah satu bagian dari upaya sekolah dalam mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Keberhasilan Rasya juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya agar tidak ragu untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Setiap prestasi tentu berawal dari proses panjang yang membutuhkan latihan, ketekunan, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar dari setiap pengalaman. Atas pencapaian tersebut, keluarga besar SMPN 1 Ngadiluwih menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Rasya Handyniata Kurniawan atas keberhasilannya meraih Juara 2 Kelas -76 Kg Junior Putra pada Champion Open Turnamen Karate Nasional Jatim Open Piala Kemenpora RI 2026. Semoga prestasi ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi Rasya untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat berlatih, menjunjung tinggi nilai sportivitas, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi-kompetisi berikutnya. Selamat, Rasya! Terus berlatih, terus berkembang, dan terus mengukir prestasi. SMPN 1 Ngadiluwih — Berprestasi, Berkarakter, dan Menginspirasi.
Baca Selengkapnya